Firman ; Tegur Bila Kinerja Kami Salah, Terkait Penangkapan Komisioner KPU Pusat

Katuju.id - Tertangkap operasi tangan Komisioner KPU, Iwan Setiawan oleh KPK beberapa waktu, mencoreng lembaga penyelenggara pesta demokrasi tersebut.

Mengingat, tahun ini adalah penyelenggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. Hal tersebut tentu disayangkan Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat.

"Kami di KPU tentu prihatin dan diluar dugaan. Ditengah, kami harus mengedepan integritas kejujuran dan lainnya," terang Firman, Kamis (9/1).

Kendati begitu, Firman berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran buat kedepannya. Supaya bisa bekerja sesuai integritas yang dipercayai masyarakat.

Terlebih, ia bersama komisioner lainnya sudah berkomitmen untuk giat bekerja semampunya.

"Teman-teman media juga tolong dipantau kami. Kalau salah ingatkan, pantau dan semprit kami silahkan," katanya.

Meskipun permasalahan ini menyangkut komisioner KPU Pusat. Tidak menutup kemungkinan berdampak pada daerah.

"Kalau KPU Pusat sakit di daerah gak sakit gak. Tetapi kedudukan sistem kerja kami, kalau pun diatas sakit, ke bawah sakit begitu sebaliknya," beber Firman.

Disinggung semasa menjabat sebagai Ketua KPU, apakah pernah menerima penawaran. Firman mengatakan penawaran uang secara langsung tidak ada.

"Kalau tawaran uang langsung nggak mungkin gitu kan. Tapi, ya lewat perilaku dan gestur tubuh," ungkapnya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.