Kawal Kasus Tumpahan Minyak di Balikpapan, KOMPAK Gandeng Komisi Yudisial

Katuju.id - Lebih dari setahun sudah petaka tumpahan minyak dari pipa milik PT. Pertamina Refenery Unit V di Teluk Balikpapan terjadi. Hingga saat ini, tindak lanjut penanggulangan masih belum tuntas dan belum ada jaminan keamanan agar petaka serupa tidak terulang kembali. Berbagai dampak dari tumpahan minyak hingga saat ini tak kunjung diselesaikan, Pemerintah telah abai terhadap petaka yang menelan 5 korban jiwa itu.

Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan atau KOMPAK, secara resmi telah mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Balikpapan terhadap pemerintah pada Senin 13 Mei 2019, untuk memastikan peradilan berjalan jujur dan adil maka KOMPAK juga akan mengajukan permohonan pada Komisi Yudisial Penghubung Kaltim guna memantau jalannya setiap proses peradilan perkara ini.

Koordinator Hukum KOMPAK, Fathul Huda Wiyashadi menuturkan adanya gugatan ini untuk mewujudkan keadilan yang transparan, bersih dan akuntabel.

“Makanya kami berisiatif meminta bantuan di Komisi Yudisial agar sama-sama memantau dan mengontrol jalannya kasus ini untuk masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator KY Kaltim, Dhani Bunga mengatakan apa yang diminta oleh pihak KOMPAK ini akan di tindaklanjuti. “Terkait permohonan dari KOMPAK segera kami laporkan ke pusat agar ketika persidangan bergulir bisa terkontrol rasa keadilan oleh semua pihak,” katanya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.