Siswadi ; Ideal PAD Capai Triliunan, Dishub Banyak Bocornya

Katuju.id - Ketua DPRD Samarinda, Siswadi kembali menyoroti pendapatan asli daerah (PAD) yang kerap mengalami kebocoran.

Dia mencontohkan dari sektor parkir dibawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.

"Kita lihat setiap titik ada parkiran dan itu gila-gilaan lho. Tapi kok hasilnya tidak gila-gilaan. Diparkiran ini banyak malingnya, hantu di Dishub dan instansi pemungut lainnya mereka tidak jujur,” kata Siswadi.

Dikatakan Siswadi, secara keseluruhan PAD Samarinda sekitar Rp 500 Miliar. Masih jauh di bawah Balikpapan yang memiliki PAD Rp 700 Miliar.

Kata dia lagi, idealnya Kota Samarinda bisa mencapai Rp 800 Miliar sampai Rp 1 Triliun. Selama lima tahun terakhir PAD masih jalan di tempat.

"Semua pemerintahan di Kabupaten/Kota kalau mau koordinasi dengan pemerintahan provinsi pasti ke Samarinda. Nah kenapa? PAD Samarinda idealnya 800 Miliar hingga 1 triliun. Kita banyak pusat perbelanjaan, kuliner sampai hotel, ngga mungkin mereka tidak menginap," paparnya.

Lanjutnya, belum lagi, Kota Samarinda yang terletak sangat strategis yang mana diapit lima kabupaten/kota. Tentunya ini peluang sangat besar peningkatan PAD.

"Kita neh kota jasa bisa menangkap semua peluang yang ada. Baik di sektor perhotelan, restoran, mall sampai parkir. Kan itu PAD yang besar kok masih yang bocor," tanya Siswadi.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.