6 Mesin Berfungsi, Disdukcapil Samarinda Kebut ‎Cetak e-KTP

Katuju.id-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Samarinda kini terus mempercepat proses pencetakan e-KTP agar bisa di distribukan kepada warga kota Tepian. Kepala Disdukcapil  Samarinda Abdullah, mengatakan saat sekarang sudah ada 6 unit mesin cetak ‎yang dapat berfungsi dengan baik dalam mempercepat proses pencetakan kartu. Ke enam mesin tadi jelasnya dapat memproduksi kartu KTP elektronik sebanyak 1000-1500 KTP per hari. Ditambah lagi sambung dia, pihaknya juga telah menerima 30.000 blanko KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sehingga tidak ada alasan warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP untuk  tidak dicetak."Jadi mulai bulan April kami sudah mengeber proses pencetakan KTP ini, mengingat enam mesin kita dapat berfungsi ditambah lagi blanko KTP yang barusan kita dapatkan dari Kemendagri,"Tutur Abdullah. Sehingga, ia menghimbau, bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk segera mendatangi lokasi-lokasi yang telah ditunjuk, seperti kantor Kecamatan. Karena menurutnya, perekaman tadi berfungsi sebagai data warga yang nantinya akan dimasukkan kedalam sistem database Disdukcapil sebelum dilakukan pencetakan kartu KTP elektronik. "Pokoknya sekarang warga tidak perlu lagi khawatir masalah jangka waktu proses pencetakan, karena berkas  warga yang berstatus print ready record langsung kita cetak dan bisa langsung di distribusikan kepada masyarakat,"Urainya. Langkah ini juga sebenarnya untuk menjawab tantangan dari Kemendagri yang menargetkan pencetakan  blanko e-KTP harus sudah selesai, sebelum Pilgub Kaltim bulan depan, dan setiap hari pihaknya juga selalu membuat laporan baik itu ke Pemerintah provinsi dan Pemerintah Pusat terkait target harian yang telah dicapai dalam proses pencetakan."Oleh itu agar target tadi bisa tercapai kita juga melakukan pencetakan hingga malam hari yang dibagi menjadi dua shief, mulai dari jam 8 pagi hingga yang bertugas sampai jam 9 malam,"urainya lagi. Memang yang patut menjadi perhatian sekarang adalah kendala di tinta printer. Semoga ia berharap anggaran untuk belanja tinta atau ribbon di APBD perubahan 2018 dapat setujui.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.