Program CSR Oriflame Indonesia Sepanjang 2018

Katuju.id - Rangkaian bencana alam di Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini memberi dampak yang signifikan bagi kesehatan para korban, baik fisik maupun mental. Diperlukan dukungan berkesinambungan dari berbagai pihak untuk membantu mereka kembali bangkit dari peristiwa yang mereka alami.

Belum lama berselang, Oriflame Indonesia meluncurkan sebuah kampanye penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Caranya dengan menyediakan tombol donasi khusus sebesar Rp10 ribu di mana para member Oriflame dapat memasukkannya pada keranjang belanja setiap kali melakukan pembelanjaan secara online.

Sejak diluncurkan pada 5 - 31 Oktober 2018, Oriflame berhasil menggalang dana sebesar Rp112.420.000. Selanjutnya Oriflame menambahkan donasi dengan total kontribusi mencapai Rp224.840.000, sebagai bantuan dana operasional. Kontribusi ini kemudian diserahkan kepada UNICEF untuk membantu membangun kembali masyarakat di Palu dan Donggala.

Oriflame juga telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana gempa sebelumnya di Lombok berupa tenda, selimut, dan produk perawatan tubuh seperti sabun, sampo, dan pasta gigi, dengan total nilai Rp200 juta. Pemberian produk perawatan tubuh tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan serta menghindari risiko penyebaran penyakit.

Selain membangun kembali masyarakat yang terdampak bencana, Oriflame juga melakukan kegiatan perlindungan terhadap masyarakat yang menggantungkan kehidupan mereka pada air dan ekosistem di hutan, termasuk masyarakat di Ujung Kulon, Banten.

Kekayaan alam hayati Ujung Kulon sangat penting bagi masyarakat di sekitar sebagai sumber mata pencaharian, contohnya dengan memproduksi madu hutan. Oriflame pun selama ini telah membantu mendukung petani lebah madu dengan menyediakan wadah yang terpercaya agar mereka dapat menjual Madu Hutan Odeng produksi para petani tersebut.

Untuk memastikan keberlangsungan kehidupan para petani lebah madu, Oriflame bekerjasama dengan Koperasi Hanjuan – kelompok tani madu hutan yang memproduksi Madu Hutan Odeng – dengan cara menanam 10 ribu pohon pakan lebah pada bulan April 2018. Berbagai jenis pohon pakan lebah seperti pohon Salam, Kiganik, Ki Jahe, Kopo, Leungsir, dan Tongtolok ditanam di sekitar area budidaya sebagai sumber pakan lebah Odeng.

Bertepatan dengan penanaman pohon pakan lebah, Oriflame juga melakukan penanaman 10 ribu terumbu karang di Pulau Panaitan, Ujung Kulon, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Keberadaan terumbu karang sendiri dapat dijadikan penunjang kehidupan ekonomi masyarakat, antara lain sebagai daya tarik wisata dan menjadi sumber pencaharian mengingat terumbu karang merupakan tempat hidup berbagai biota laut yang bermanfaat sebagai sumber makanan.

Oriflame juga membantu komunitas yang ikut serta meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak. Salah satunya adalah Indonesia Heritage Foundation (IHF), sebuah organisasi nirlaba yang memfokuskan pada strategi pengembangan pendidikan yang inovatif. Sejak tahun 2011, Oriflame telah membantu 27 sekolah, 56 orang tenaga pengajar, dan 840 sekolah anak.

Bekerjasama dengan IHF, Oriflame menggelar Training Akbar untuk para guru di Bengkulu pada tanggal 23-24 November 2018. Pelatihan tersebut terlaksana dengan menggunakan hasil donasi dari penjualan Festive Umbrella sebesar Rp138.210.000, dengan menyisihkan Rp10 ribu dari setiap penjualan payung. Sekitar 800 orang guru berpartisipasi dalam pelatihan yang mengambil fokus pada pendidikan karakteristik anak tersebut.

“Sebagai sebuah perusahaan yang percaya bahwa kecantikan lebih dari sekadar penampilan, Oriflame meyakini bahwa kecantikan juga hadir melalui cara kita bersikap dan bertindak. Untuk itu, Oriflame secara konsisten mendukung berbagai usaha dan prakarsa untuk dapat membantu memperbaiki taraf hidup masyarakat yang membutuhkan,” tulis perwakilan Oriflamme dalam keterangan resmi yang diterima Kabare.id, belum lama ini.

Melalui beragam kegiatan amal dan kelestarian lingkungan, Oriflame berharap dapat memberikan perubahan positif dan berkesinambungan, serta dapat menginspirasi masyarakat lain untuk melakukan hal serupa. "Bersama-sama, kita tentu dapat membuat hidup menjadi lebih indah," tandas mereka. 


Sumber : http://kabare.id