Sempat Diblokir, GIF Akhirnya Kembali Hidupkan Insta Story Instagram

Katuju.id - Kehadirannya cukup menghibur para penggunanya, soalnya GIF dianggap sebagai sebuah fitur yang Fresh daripada berbagai fitur yang dihadirkan oleh Instagram dan Snapchat. Tapi kabar baiknya, sekarang Instagram udah kembali menghadirkan fitur tersebut dan bikin Insta Story makin hidup.

Dilansir dari Tech Crunch, Instagram kembali mengaktifkan fitur GIF pada Stories setelah empat kali melakukan peninjauan. Nggak cuma itu aja, Instagram mengaku pihaknya bakal meninjau dengan ketat tiap GIF baru yang ditambahkan.

“Kami terus menjalin kontak dengan Giphy terkait proses ini, kami percaya diri mereka telah berusaha maksimal untuk memastikan para pengguna Instagam memiliki pengalaman yang baik saat menggunakan layananannya,” kata salah seorang juru bicara dari pihak Instagram.

Di dalam pernyataannya, pihak Giphy juga meminta maaf kepada siapapun yang mengalami masalah gara-gara masalah ini dan mereka rela untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian itu. Sedikit throwback nih Feedies, sebelumnya Instagram dan Snapchat kompak memblokir layanan GIF yang disediakan Giphy. Penarikan fitur GIF  ini dilakukan setelah sejumlah pengguna menemukan adanya gambar bergerak GIF yang bersifat rasis di Snapchat. Menurut seorang sumber, GIF rasis ini juga muncul di Instagram. Hal inilah yang mengidentifikasikan kalo kesalahan berada di pihak Giphy.

Konten itu berbunyi ‘N**** Crime Death Counter – Keep Cranking Bonzo, the Numbers Just Keep on Climbing!‘.

Melalui juru bicaranya, Giphy bilang kalo pihaknya udah melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap sistem moderasi konten dan bikin perubahan proses moderasi untuk memastikan hal ini gak bakal keulang lagi.

Penarikan fitur GIF yang dilakukan pada tanggal 11 Maret lalu ini cukup membuat kecewa para penggunanya di Instagram dan Snapchat. Soalnya, waktu penarikan tersebut dilakukan, template GIF di Insta Story lagi banyak-banyaknya muncul.

Walaupun bikin kecewa, dilaporkan kalo penarikan fitur GIF ini Cuma bersifat sementara. Pihak dari Snapchat mengonfirmasi kabar penghabpusan GIF sebagai fitur mereka sampai hal rasis ini gak ada lagi, kemudian menunggu pihak Giphy meninjau masalah tersebut.

Sama dengan Snapchat, pernyataan serupa juga dijelaskan oleh pihak Instagram dengan pertimbangan ini “Tidak ada tempat untuk konten rasis di Instagram. Kami telah menghentikan integrasi layanan kami dengan Giphy sejalan dengan proses investigasi Giphy,” kata pihak Instagram.

Juru bicara Snapchat mengatakan, semua GIF di Snapchat seharusnya punya yang namanya rating parental guide atau bimbingan orangtua. Artinya, GIF yang disajikan di platform tersebut sesuai sama anak usia 13 tahun ke atas, atau mereka yang boleh punya akun di Snapchat.

Tuh Feedies, dari masalah ini yang bisa kita pelajari adalah kebebasan yang diberikan oleh Internet harus dipergunakan sebaik mungkin, jangan sampai menyakiti atau melukai kalangan atau seseorang. Be a smart user ya.

sumber: https://www.feedme.id/