Menurut Riset, Manusia Mengetik 38 Kata Setiap Menit di Smartphone

Katuju.id - Penggunaan smartphone yang sangat masif ternyata membuat pola perilaku manusia bisa berubah. Contoh kecilnya adalah riset yang mengatakan kecepatan ketik manusia di smartphone, kini hampir menyamai kecepatan mengetik di keyboard fisik.

Riset yang dilakukan University of Cambridge dan Aalto University menemukan kecepatan mengetik rata-rata manusia pada smartphone saat ini telah mencapai 38 kata per menit dibandingkan dengan keyboard komputer standar sekitar 52 per menit. Kesenjangan itu lebih sempit di antara orang berusia 10 hingga 19 tahun yang rata-rata 10 kata per menit lebih cepat dibandingkan pengguna yang lebih tua untuk mengetik di smartphone.

Penelitian ini mengumpulkan data dari 37 ribu orang yang meluangkan waktu untuk menyelesaikan tes pengetikan cepat pada smartphone dan komputer. Alasan meningkatnya kemampuan seseorang dalam mengetik di smartphone disebabkan oleh beberapa faktor, seperti jumlah waktu yang dihabiskan saat memakai ponsel setiap hari. Hal ini mengasah keterampilan mengetik mereka.

Pengguna smartphone di usia muda yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan media sosial, berkomunikasi satu sama lain, memiliki kecepatan mengetik yang lebih tinggi. Kebiasaan ini dianggap melatih kedua jempol mereka dalam mengetik di layar smartphone.

"Kebanyakan orang mengetik di ponsel mereka menggunakan dua jempol dan menghabiskan sekitar enam jam per hari mengetuk layar sentuh," kata Dr. Anna Feit, yang terlibat dalam penelitian ini, dilansir BBC.

Dalam hasil riset, kemampuan seseorang untuk mengetik menggunakam keyboard bisa mencapai kecepatan yang sangat tinggi melebihi 100 kata per menit. Kebanyakan orang saat ini berada di kecepatan 35-65 per menit. Sementara, pengetik menggunakan smartphone tercepat mencapai kecepatan 85 kata per menit.

Kecepatan mengetik di smartphone juga dibantu oleh sistem autocorrect alias koreksi typo otomatis, tetapi ada juga yang mengalami hambatan saat menggunakan sistem tersebut, Karena sistem ini berupaya memprediksi kata apa yang mau diketik pengguna, jadi bisa saja tidak sesuai.

Sumber: kumparan.com
Gambar: jurnalweb.com

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.