Forsat Kaltim Desak Wali Kota Segera Menentukan Pendampingnya

Katuju.id - Hampir setahun sudah kursi Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda lowong, sepeninggalnya alm Nusyirwan Ismail pada Februari lalu.

Pasalnya, posisi Wawali yang sangat penting apabila orang nomor satu Samarinda itu sedang kunjungan kerja diluar daerah atau menjalani masa cuti.

Berkaca pada banjir beberapa waktu lalu, Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang berada di Jerman untuk menjenguk putrinya. Meskipun pada saat itu Sekda, Sugeng Chairuddin berada ditempat.

Forum Ormas Bersatu (Forsat) Kaltim yang terdiri dari 25 organisasi tersebut mendesak agar Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengambil sikap menentukan pendampingnya untuk membantu dalam menjalankan pemerintahan di Kota Samarinda.

“Jangan sampai politik pengusung Jannur jilid II sengaja mengosongkan kursi Wawali sehingga mengganggu jalannya Pilwali mendatang,” terang Jubir Forsat Kaltim, Mahfud.

Oleh sebab itu, mereka berharap adanya segera Wawali tersebut. Agar roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut dia, tidaklah etis jika kepala daerah tidak ada pendampingnya (Wakil,red). “Mereka kan ini sepaket. Apabila Wali Kota tidak ada kan bisa Wakilnya, tentunya ini sangat urgent,” kata Mahfud dihadapan awak media.

“Kalau berharap sama Sekda kan tidak bisa sepenuhnya,” sambungnya lagi.

Selain mendesak Wali Kota, pihaknya pun meminta kepada partai pengusung tidak mengulur-ulur waktu. Sehingga prosesnya segera berjalan di DPRD Samarinda.

Mengingat saat ini, masing-masing partai pengusung menyodorkan nama jagoannya. Forsat mengaku tidak mengambil pusing kriteria yang pantas mendampingi Wali Kota disisa masa periodenya.

“Tidak penting masalah kriteria. Bagi kami ingin yang terpilih itu putra daerah. Yang tahu kondisi daerahnya,” pungkasnya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.