733 Penumpang Sriwijaya Batal Terbang, Polisi Bagikan Makanan

Katuju.id - Penerbangan maskapai Sriwijaya Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, terganggu sejak pagi hingga Kamis (7/11) malam. Banyak penerbangan yang terlambat hingga berujung pada pembatalan yang mengakibatkan penumpang terlantar.

Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Alexander Yurikho mengatakan, 733 penumpang Sriwijaya mengalami gagal terbang. Nasib mereka pun terkatung-katung, hingga sebagian belum makan.

"Maskapai tersebut kekurangan armada. Total penumpang yang penerbangannya gagal sejumlah 733 orang," kata Alex kepada kumparan, Kamis (7/11).

Menurut Alex, terdapat 10 penerbangan yang mengalami penundaan. Sedangkan 9 penerbangan Internasional juga terpaksa delay dengan durasi waktu 4 sampai 9 jam. Parahnya para penumpang masih berada di dalam terminal 2D menunggu kejelasan penerbangan.

Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, Polres Bandara Soekarno-Hatta memberikan makanan dan layanan bantuan lainnya pada penumpang. Puluhan Polisi pun disiagakan di dalam terminal 2D.

"10 penerbangan Sriwijaya Air yang mengalami cancel serta 9 penerbangan Internasional maupun Domestik masih dari Sriwijaya Air yang mengalami delay. Tadi kita bagikan makanan bersama Pak Kapolres AKBP Arie ke penumpang," ujar Alex.

Hingga saat ini, Polisi masih masih bersiaga di Terminal 2D Sriwijaya Air. Mereka berupaya meminimalisasi hal yang tidak diinginkan.

Sebagaimana diketahui, Kejadian ini membuat banyak penumpang Sriwijaya Air ke berbagai daerah telantar. Lelah tidak mendapatkan kejelasan mengenai keberangkatan mereka, banyak penumpang yang akhirnya memilih untuk mengembalikan tiket (refund) mereka di booth kasir Sriwijaya.

Antrean juga terjadi di booth pengurusan bagasi ukuran berlebih Sriwijaya yang dijadikan tempat untuk mengurus pembatalan tiket penumpang.

Salah satu penumpang Sriwijaya Air tujuan Pontianak, Ria Hayatunnur Taqwa mengatakan, antrean penumpang terjadi sejak tadi pagi. Tak hanya di lantai 2 yang menjadi tempat check in counter Sriwijaya, tapi juga di lantai atas tempat menunggu pesawat boarding.

"Padahal dari tadi pagi, sudah dari pagi antrean panjang di sini," kata dia kepada kumparan, Kamis (7/11).

Sumber: kumparan.com

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.