Pemkot Seriusi Penanganan ODGJ, Bakal Datangkan Tenaga Psikologis Klinis

Katuju.id-Persoalan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Samarinda dengan menggelar Rapat Lintas Sektor di aula rumah jabatan walikota Samarinda, Selasa (26/11).

Rapat tentang penanganan evakuasi dan penanganan ODGJ dibawah koordinasi Satpol PP dibuka Asiste. I Setkot Samarinda Tejo Sutarnoto yang mewakili walikota. Hadir pula Dinas Kesehatan Kota, Rumah Sakit Jiwa Atma Husada, BPJS, Yayasan Joint Adulam Ministry, Puskesmas, Camat dan Lurah se-Kota Samarinda.

Satpol PP menjadi garda depan dalam penanganan masalah gangguan ketertiban masyarakat, tentunya dalam hal ini ODGJ yang tersebar di Kota Samarinda.

"Satpol PP harus menjaga profesionalisme yang tinggi, dan selalu bersinergi dengan Dinas terkait dalam penanganan ODGJ," ucap Tejo membacakab sambutan walikota.

Kabar gembira pun datang dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda sebagai OPD yang menangani ODGJ.

Lebih lanjut Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Osa Rafshodia mengemukakan tahun depan akan ada pelatihan untuk penangan ODGJ, khususnya Satpol PP sebagai penanganan awal.

"Kami tahun depan akan mendatangkan Tenaga Psikologis Klinis untuk membantu mendeteksinya awal kasus ODGJ, mencegah kasus bunuh diri, deteksi dini penyakit tidak menular dan seksual, Puskesmas Karantina untuk penyakit berpotensi menular," sebutnya.

Dalam menangani ODGJ ini diharapkan kepada masyarakat untuk keikutsertaannya dalam melaporkan kepada Satpol PP atau Dinas terkait tentang gejala perubahan prilaku yang terjadi pada salah satu keluarga ataupun menemukan ODGJ di lingkungan sekitar agar tidak terjadi prilaku yang membahayakan masyarakat, apalagi hingga jatuh korban jiwa yang disebabkan oleh ODGJ. (Kmf15)

Penulis: Thohir --Editor: Doni

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.