35 Pelaku Usaha Bengkel Mobil Ikuti Gelaran Bimtek yang Digelar Disperin

Katuju.id - Sebelumnya Agustus lalu Dinas Perindustrian kota Samarinda menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) untuk para pelaku usaha bengkel motor. Nah, dipenghujung tahun, Disperin kembali menggelar Bimtek untuk para pelaku usaha roda empat atau mobil pada tanggal 25-26 November 2019.

“Bimtek kali ini untuk para pelaku usaha bengkel mobil yang ada di kota Samarinda sebanyak 35 orang yang layak untuk mendapatkan pengetahuan dan dibantu berdasarkan usulan dari kecamatan dan kelurahan.” ucap Kepala Dinas Perindustrian kota Samarinda, Muhammad Faisal dalam laporannya di acara pembukaan.

Narasumber sendiri sengaja dihadirkan khusus dari bengkel resmi salah satu merk mobil terkenal dengan harapan peserta tidak hanya mendapat pengetahuan secara teoritis tetapi mendapat wawasan langsung dari praktisi handal yang berpengalaman.

“Bukan hanya narasumber yang spesial, tapi juga ada yang khusus seluruh peserta akan mendapatkan bantuan peralatan bengkel, ada yang mendapatkan kompresor serta ada juga yang mendapatkan dongkrak buaya dan tool kits.” lanjut mantan Kadis Pariwisata ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Samarinda M Barkati disambutnya pembukaan mengatakan adanya Bimtek semacam ini sangat penting baik itu pembinaan secara terus-menerus bagi pelaku usaha bengkel dan pengembangan wawasan pengetahuannya.

“Jangan pernah sekali-sekali merasa paling pintar dan hebat dalam dunia usaha, seperti kata pepatah -diatas langit masih ada langit- teruslah belajar dan mengembangkan usaha, jangan malu bertanya kepada ahlinya kalo ingin maju.” tambah Barkati bersemangat.

Melalui kesempatan ini juga, selain penyerahan simbolis bantuan peralatan bengkel mobil, juga dilaksanakan penyerahan peralatan pertukangan untuk pelaku usaha kayu sebanyak 10 paket untuk 10 orang atau Kelompok Usaha Bersama yang telah terseleksi dan bantuan peralatan untuk pengrajin ukir kayu sebanyak 5 orang yang semuanya berasal dari kota Samarinda.

“Mudahan peralatan yang dibantu melalui APBD ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya untuk peningkatan usaha masing-masing kemudian pada akhirnya meningkatkan perekonomian
keluarga," pungkas Barkati.