Shafira Ajak Anak Muda Samarinda Kembangkan Kemampuan Komunikasi di Complicated 2019

Katuju.id - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kaltim komisariat Universitas Mulawarman sukses gelar talkshow interaktif di Atrium Big Mall, Selasa (29/10) lalu. Bertajuk "Communication for Applicative and Be Talented (Complicated)", acara ini datangkan presenter tv nasional, Shafira.

Tampil dengan gaya santai, Shafira untuk pertama kalinya hadir di Samarinda. Adapun topik perbincangan siang itu seputar dunia public speaking dan komunikasi. Dikatakan Shafira, sekarang ini komunikasi sudah menjadi kebutuhan untuk berbagai macam profesi.

Shafira juga banyak bercerita tentang pengalamannya menembus industri media di Jakarta. Bahkan saat awal-awal meniti karier banyak penolakan yang didapat, dia juga gagal. Lebih dari itu, dia ditolak karena warna kulit hingga rambutnya yang bergelombang.

"Banyak yang menolak saya karena alasan itu, itu yang saya alami. Saya terima, kesempatan akan datang pada masanya. Saya mensyukuri kesempatan belajar saya lebih banyak, saya akan belajar gali kesempatan di tempat lain," kata Shafira saat talkshow.

Sebelum terjun ke dalam dunia public speaking, Shafira sebelumnya mengikuti kelas public speaking selama tiga bulan, akhirnya dia mulai menemui passion-nya. Dia kemudian terus berupaya mengembangkan kemampuannya dengan mulai mengikuti casting.

Tips dari Shafira bagi yang tertarik bekecimpung di dunia komunikasi dan public speaking adalah harus ada keinginan untuk belajar dan mau membuka diri. Skill kominikasi yang baik bisa diasah, belajar teknik vokal, kemudian perbanyak wawasan dan referensi. Menurutnya penampilan menjadi salah satu yang penting dan patut diperhatikan.

"Posisikan diri sebagai penonton. Penampilan bukan segalanya tapi porsinya besar. Kita harus tahu profil, bentuk wajahnya seperti apa, warna kulit. Berpakaiannya sesuai dengan waktu dan tempat," tambahnya.

Senyum juga tak kalah penting, Shafira menyebut jika senyum layaknya ibadah yang wajib dilakukan. Karena presenter merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan ramah tama dan hospitality. Lalu sebagai ladang amal, karena memberikan informasi kepada masyarakat.

Menutup sesi talkshow, Shafira berpesan agar anak muda Samarinda sebagai bagian dari wilayah Ibu Kota Negara (IKN), harus selalu mengambil kesempatan yang ada. Tidak takut membuat kesalahan, karena dari kesalahan tersebut akan banyak pelajaran yang didapat, bahkan bisa jadi referensi untuk ke depannya.

Saat ditemui Katuju.id selepas acara, Shafira berharap agar kegiatan serupa dapat terus terlaksana. Ini merupakan wadah untuk mengembangkan potensi anak muda daerah. Sebagai calon warga ibu kota, banyak yang harus dipersiapkan dengan baik.

"Harus mempersiapkan diri dari segi apapun juga, pendidikan, skill, kemampuan berinteraksi, komunikasi, semuanya. Jangan batesin diri kita, gaada lagi alasan untuk punya gak punya potensi yang sama, good luck!" tutup Shafira.

Acara kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang lomba Complicated, seperti news casting, esai, vlog, dan poster. Lomba tersebut telah dilaksanakan sebelum acara puncak Complicated dilaksanakan.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.