Hetifah ; Inovasi Jadi Tantang Fesma di CoE Tahun Depan

Katuju.id - Festival Mahakam (Fesma) XIX resmi dibuka, Jumat (1/11) malam lalu di Amphiteater Tepian Samarinda, oleh Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang.

Fesma XIX yang mengangkat tema Semarak Festival Rakyat tersebut kembali masuk dalam agenda 100 Calendar of Event (CoE) 2020.

Wakil Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengatakan Fesma merupakan event nasional dari Provinsi Kaltim untuk Indonesia. Apalagi tahun depan ada 3 kota di Kaltim yang masuk dalam CoE Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Bagi Hetifah ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Juga menunjukan bahwa belakangan tahun ini Kaltim sangat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas.

"Tahun depan perlu inovasi lagi. Promosinya bukan hanya orang Samarinda saja tetapi dari seluruh Kaltim kalau bisa di nasional," kata Hetifah.

Adapun inovasi tersebut, kata Politisi Partai Golkar ini meliputi penampilan, kekompakan, pemasaran sampai kesiapan dari UMKM, perhotelan.

Lanjutnya, ditunjuknya Kaltim sebagai IKN menjadi modal besar menyedot jumlah pengunjung untuk datang. "Kan pasti penasaran seperti apa sih Kaltim calon ibu kota negara. Manfaatin aja buat modal menarik wisatawan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan pihaknya akan berupaya agar tahun depan Fesma lebih berbobot lagi.

Tentunya dengan support pemerintah kota atau provinsi dalam penganggaran. Seperti diketahui untuk event Fesma selama 3 hari dengan 37 agenda kegiatan menelan anggaran Rp 600 juta.

"Kalau idealnya sebuah Festival paling tidak Rp 1,5 miliar dan itu bisa mencakup kegiatan seluruh Samarinda," tutupnya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.