Industri Baja Lapis Seng Sambutan Mampu Bersaing Dengan Merek Nasional

Katuju.id - Ditengah perusahaan baja lapis seng nasional yang dikabarkan bangkrut. Akibat produk impor sejenis terus membanjiri pasar domestik.

Ternyata industri lokal di Kota Samarinda, tepatnya di Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan. Adalah CV Milono Truss mampu bersaing ditengah pasar saat ini.

Oleh sebab itu, rombongan Dinas Perindustrian Samarinda, yang langsung di komandoi Kepala Dinasnya yaitu Muhammad Faisal, meninjau ke lapangan.

Direktur CV Milono Truss, Abiannur menuturkan bahan baku yang mereka dapat dari Vietnam. Yang mana, semua sudah berstandar nasional.

“Terpenting itu kualitas dan kuantitas kita sudah SNI, ini yang membuat mampu bersaing dengan kompetitor,” terangnya.

Sebelumnya, pihak mereka sempat terkendala soal bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Palaran. Pasalnya, untuk mengangkut dari sana ke pabrik terkendala oleh akses.

Syukurlah saat ini, sudah ada jembatan mahkota II, jadi sangat memudahkan kontainer membawa kesini.

“Dalam sekali angkut kontainer bisa membawa sekitar 24 ton,” imbuhnya.

Apalagi permintaan akan baja lapis seng ini cukup tinggi. Meskipun, baru seputaran Kaltim saja.

“70 persen paling tinggi di Samarinda, sisanya terbagi ke daerah kabupaten lainnya,” ujarnya.

“Untuk sehari saja kami bisa memproduksi 8 ribu lembar seng,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Samarinda, M Faisal tak menyangka jika Samarinda, juga mampu memproduksi baja lapis seng yang berstandar nasional.

“Ternyata pabrik ini sudah beroperasi 6 tahun. Tentunya bisa bertahan sampai saat ini karena kualitas SNI sehingga tak kalah dengan merek-merek lainnya,” ungkap Faisal.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.